Din Hikmah. Diberdayakan oleh Blogger.

Headline Terkini

Tampilkan postingan dengan label Dunia (dalam islam). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia (dalam islam). Tampilkan semua postingan

Kesenangan Dunia Yang Melalaikan

Written By Din Hikmah on Jumat, 27 April 2012 | 22:45


Kita tidak harus mengikuti Trend yang berkembang diDunia ini agar terlihat beda dengan yang lain nya, dari fashion, kendaraan, perhiasan, rumah atau yang lain nya.
Karena jika kita menuruti itu semua dengan nafsu pikiran kita, sedikit demi sedikit Agama dalam diri kita akan dikalahkan dengan kemewahan Dunia. 

Karena apa ??
Apabila seseorang melaksanakan shalat, maka syaithan datang membisikkan dan menggodanya dengan cara menyibukkan dengan berbagai hal, mengingat-ingat urusan dunia, menghadirkan barang-barang yang hilang sampai membuat orang yang shalat itu ngantuk atau lalai.
Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dikatakan:

Yang Artinya: "Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Apabila dipanggil untuk shalat (adzan berkumandang), Syaithan segera membelakangi sambil kentut dengan keras sehingga orang itu tidak mendengar adzan tersebut. Apabila adzan telah selesai, ia segera menghampirinya. Apabila ia melaksanakan shalat, ia kembali membelakangi sambil membisikkan antara seseorang dengan dirinya. Syaithan itu mengatakan: ingat ini, ingat itu, sehingga ia tidak tahu berapa rakaat dia Shalat"
(HR. Bukhari Muslim).

Kita dapat melihat betapa sekarang ini manusia kebanyakan telah melangkah meninggalkan millah Islam dan terus saja mengikuti jejak yahudi dan nashara, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, hingga ke lubang biawak pun mereka ikuti.
Ummat ini telah terperdaya dengan keindahan Dunia yang tanpa mereka sadari telah terjerumus didalam nya,

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman:


اعْلَمُواأَنَّمَاالْحَيَاةُالدُّنْيَالَعِبٌوَلَهْوٌوَزِينَةٌوَتَفَاخُرٌبَيْنَكُمْوَتَكَاثُرٌفِيالْأَمْوَالِوَالْأَوْلَادِكَمَثَلِغَيْثٍأَعْجَبَالْكُفَّارَنَبَاتُهُثُمَّيَهِيجُ فَتَرَاهُمُصْفَرًّاثُمَّيَكُونُحُطَامًاوَفِيالْآخِرَةِعَذَابٌشَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌمِّنَاللَّهِوَرِضْوَانٌوَمَاالْحَيَاةُالدُّنْيَاإِلَّامَتَاعُالْغُرُورِ


"Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia Ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; Kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning Kemudian menjadi hancur. dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia Ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. "
(QS. Al Hadid: 20)

Dan sesungguhnya sebaik-baik Dunia itu tidak sebanding dengan kebaikan Akhirat, karena kesenangan dunia ini hanya sebentar, yang padahal Akhirat itu kekal, tapi kebanyakan manusia sekarang lebih mementingkan keindahan dunia.

وَمَاهَذِهِالْحَيَاةُالدُّنْيَاإِلَّالَهْوٌوَلَعِبٌوَإِنَّالدَّارَالْآخِرَةَلَهِيَالْحَيَوَانُلَوْكَانُوا يَعْلَمُونَ

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui."
(QS. Al 'Ankabut: 64).


Bahkan pada massa ini bukan kemiskinan yang Rasulullah SAW takutkan, melainkan mereka berlomba-lomba mencari keindahan Dunia, Perhatikan sabda Rasulullah SAW berikut ini: 
"Kalau begitu, bergembiralah dan berharaplah memperoleh sesuatu yang melapangkan diri kalian. Demi Allah, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan akan menimpa diri kalian. Akan tetapi, aku kawatir jika dunia ini dibentangkan untuk kalian sebagaimana ia dibentangkan untuk orang-orang sebelum kalian sehingga kalian berlomba sebagaimana mereka berlomba, dan akhirnya kalian hancur sebagaimana mereka hancur."
(Hadits riwayat Muslim (2961) dan al-Bukhari (6425), dan Ibnu Abi ad-Dunya dalam kitab tentang Zuhud hal. 73)

Rasulullah SAW Bersabda, 
"Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring." Seseorang berkata, "Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?" Beliau bersabda, "Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit WAHN." Seseorang bertanya, "Apakah wahn itu?" Beliau menjawab, "Cinta dunia dan takut mati." 
(HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud No. 3745)

Ummat telah banyak yang melupakan Allah. Mereka terjebak dalam kenikmatan duniawi yang sementara. Mereka berbuat semaunya seolah surga dan neraka itu tak ada.
Sebagian ummat Islam telah terjangkit dengan penyakit 'hubbud dunya' , terlalu mencintai kehidupan duniawi. 
Mereka begitu bernafsu terhadap kehidupan dunia ini sehingga mereka lupa akan kematian, dan mereka tidak mau mengingat kematian, serta sangat takut terhadap mati. Mereka takut mati, selain karena amal mereka, juga lebih-lebih dikarenakan mereka tidak mau meninggalkan dunia yang sangat mereka cintai ini. Mereka mencintai dunia ini hingga malas beramal yang mendekatkan diri mereka kepada Allah. Mereka mencintai dunia ini hingga melupakan Allah, tidak merindukan-Nya, tidak pula mengharapkan pertemuan dengan-Nya. walau mereka sangat mencintai dunia ini, tetapi tetap saja mereka pasti menemui kematian.

Allah SWT berfirman: 
"Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia ini tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Hud[11]: 15-16)

Sababat Muslim semua, Segala sesuatu dalam kehidupan dunia ini tidak ada artinya. harta, gelar, pangkat, jabatan, dan popularitas tidak akan ada artinya jika tidak digunakan di jalan Allah. Keindahan dunia tidak ada apa-apa Nya dibanding keindahan Akhirat, fokuslah dengan apa yang membuat kita diRihoi Allah diAkhirat kelak.

Kaum Muslimin yang diRahmati Allah, Kita tidak perlu mengedepankan nafsu pikiran kita untuk mengikuti Trend yang berkembang diDunia ini agar terlihat beda dengan yang lain nya, dari fashion, kendaraan, perhiasan, rumah atau yang lain nya.
Cukup dengan merubah diri kita menjadi Baik dihadapan Allah Ta'alaa, itu sudah membuat diri kita beda dengan yang lain nya..insya Allah..



( Din Muhammad 'ilyas )





Imam Mahdi : Pemburu Dajjal

Written By Din Hikmah on Sabtu, 14 April 2012 | 13:12


Imam Mahdī (Arab الإمام المهدي, Muhammad al-Mahdī, Mehdi; "Seseorang yang memandu") adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat.
Hal ini diterangkan dalam sebuah hadist nabi yang diriwayatkan oleh Thabrani.

Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun."
(HR. Thabrani)

Hadist lain yang menerangkan tentang kedatangan Imam Mahdi adalah sebagai berikut:
"Telah bersabda Rasulullah SAW, "Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya."
(HR. Muslim dan Ahmad)

Imam Mahdi sebenarnya adalah sebuah nama gelar sebagaimana halnya dengan gelar khalifah, amirul mukminin dan sebagainya. Imam Mahdi dapat diartikan secara bebas bermakna "Pemimpin yang telah diberi petunjuk". Dalam bahasa Arab, kata Imam berarti "pemimpin", sedangkan Mahdi berarti "orang yang mendapat petunjuk".
Nama Imam Mahdi sebenarnya seperti yang disebutkan dalam hadist di atas, ia bernama Muhammad (seperti nama Nabi Muhammad), nama ayahnya pun sama seperti nama ayah Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah. Nama Imam Mahdi sama persis dengan Rasulullah SAW yaitu Muhammad bin Abdullah.

Ciri-ciri Imam Mahdi

Tidak ada seorang pun dimuka bumi ini yang mengetahui tentang Imam Mahdi dan ciri-cirinya , kecuali Rasulullah, karena Rasululah dibimbing oleh wahyu. Oleh karena itu bagi kita sebaik-baiknya tempat untuk merujuk tentang perkara ini adalah apa yang baginda Rasulullah katakan dalam hadist-hadistnya sebagai berikut:
Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun."
(HR. Abu Dawud dan al-Hakim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku."
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim)

Kemunculan Imam Mahdi

Kemunculan Imam Mahdi bukan karena kemauan Imam Mahdi itu sendiri melainkan karena takdir Allah yang pasti berlaku. Bahkan Imam Mahdi sendiri tidak menyadari bahwa dirinya adalah Imam Mahdi melainkan setelah Allah SWT mengislahkannya dalam suatu malam, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadist berikut:
"Al-Mahdi berasal dari umatku, yang akan diislahkan oleh Allah dalam satu malam."
(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Kemunculan Imam Mahdi akan di dahului oleh beberapa tanda-tanda sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadist berikut:
Aisyah Ummul Mukminin RA telah berkata:
"Pada suatu hari tubuh Rasulullah SAW bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya, 'Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan wahai Rasulullah?' Rasulullah SAW menjawab, 'Akan terjadi suatu keanehan, yaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju baitullah (Ka'bah) untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Ka'bah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai ke padang pasir, maka mereka ditelan bumi.' Kemudian kami bertanya, 'Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang?' Beliau menjawab, 'Benar, di antara mereka yang ditelan bumi tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah SWT akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing."
(HR. Bukhary, Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Suatu kaum yang mempunyai jumlah dan kekuatan yang tidak berarti akan kembali ke Baitullah. Lalu diutuslah (oleh penguasa) sekelompok tentara untuk mengejar mereka, sehingga apabila mereka telah sampai pada suatu padang pasir, maka mereka ditelan bumi."
(HR. Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Seorang laki-laki akan datang ke Baitullah (Ka'bah), maka diutuslah suatu utusan (oleh penguasa) untuk mengejarnya. Dan ketika mereka telah sampai di suatu gurun pasir, maka mereka terbenam ditelan bumi."
(HR. Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Sungguh, Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka."
(HR. Muslim, Ahmad, Nasai, dan Ibnu Majah)

Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Akan dibaiat seorang laki-laki antara makam Ibrahim dengan sudut Ka'bah."
(HR. Ahmad, Abu Dawud)

Telah bersabda Rasulullah SAW:
"Suatu pasukan dari umatku akan datang dari arah negeri Syam ke Baitullah (Ka'bah) untuk mengejar seorang laki-laki yang akan dijaga Allah dari mereka."
(HR. Ahmad)

Kepemimpinan Imam Mahdi

Dalam hadist yang disebutkan di atas Imam Mahdi akan memimpin selama 7 atau 8 atau 9 tahun. Semasa kepemimpinannya Imam Mahdi akan membawa kaum muslimin untuk memerangi kezaliman, hingga satu demi satu kedzaliman akan tumbang takluk dibawah kekuasaanya.

Kemenangan demi kemenangan yang diraih Imam Mahdi dan pasukannya akan membuat murka raja kezaliman (Dajjal) sehingga membuat Dajjal keluar dari persembunyiannya dan berusaha membunuh Imam Mahdi serta pengikutnya.

Kekuasaan dan kehebatan Dajjal bukanlah lawan tanding Imam Mahdi oleh karena itu sesuai dengan takdir Allah, maka Allah SWT akan menurunkan Nabi Isa dari langit yang bertugas membunuh Dajjal. Imam Mahdi dan Nabi Isa akan bersama-sama memerangi Dajjal dan pengikutnya, hingga Dajjal mati ditombak oleh Nabi Isa di "Pintu Lud" dalam kompleks Al-Aqsa.

(Dh/M)










April Mop : Pembodohan Umat islam

Written By Din Hikmah on Minggu, 01 April 2012 | 06:23



April Mop bertepatan pada setiap tanggal 1 April dan orang-orang barat menamai dengan "April Mop".
Kaum muslimin sangat sedikit sekali mengetahui isi dari Sejarah April Mop, kebanyakan mereka hanya ikut-ikutan merayakan April Mop dengan cara Membodohi, Mengerjai, Membohongi dan lain sebagainya dengan dalih untuk bersenang-senang atau sekedar hiburan.
padahal tanpa mereka sadari semua itu termasuk kebiasaan orang jahiliah, dan patut kita waspadai bersama sebagai kaum Muslimin yang baik.

TAHUKAN ANDA SEJARAH APRIL MOP ITU APA??

April Mop atau The April's Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.
Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi sebuah negara yang makmur. Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum non muslim yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol. Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yaitu dengan melemahkan iman mereka melalui pemikiran dan budaya lebral.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan non muslim. Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara non muslim mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah mereka. Dengan lantang tentara non muslim itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.

Orang orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal- kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol. Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan non muslim, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara non muslim menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara non muslim juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedangkan para tentara non muslim telah mengepung mereka dengan pedang terhunus. Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara non muslim segera menyerbu umat Islam Spanyol. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu tewas sebagai syuhada. 

Tragedi itu bertepatan dengan tanggal 1 April, Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia barat sebagai April Mop (The April's Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Sebab itulah, April Mop dirayakan dengan melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.
Seiring bergulirnya waktu, hari itu disamarkan dan dikenang dengan sebutan April Mop. Demi mengabadikan kemenangan licik itu, April Mop diperingati dengan "ritual" boleh mengerjai, menipu dan menjahili orang lain pada tanggal ini. Dan orang yang dikerjai, tidak boleh marah.

Bagi umat Muslim, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut ikutan merayakan tradisi ini.Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan ribuan saudara saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam yang lalu.

Meskipun tidak sepopuler Hari Valentine atau hari lain nya, April Mop ternyata juga banyak diikuti dan diminati oleh sebagian remaja Islam kita. Ia juga dirayakan oleh berbagai kalangan dengan "mengerjai" orang lain, termasuk keluarga atau teman nya.
Banyak hal dari luar Islam yang kini ditiru begitu saja oleh umat Islam, khususnya para remajanya. Termasuk April Mop. Mereka tidak tahu, saat mereka ikut-ikutan merayakan, sesungguhnya mereka tengah merayakan pembantaian atas saudara-saudaranya, yang kebanyakan korbannya seusia ibu-ibu kita. Merayakan April Mop berarti merayakan kekalahan kita, sekaligus merayakan kemenangan musuh kita.

Rasulullah bahkan memperingatkan kita semua sebagai kaum nya "Man tasyabbaha bi qaumin, fa huwa minhum" Siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.
Jadi, apakah kita akan turut merayakan April Mop? Semoga jawabannya tegas: "Tidak!"


LALU BAGAIMANA HUKUM NYA DALAM ISLAM??

Oleh sebab itu mari kita simak pembahasan seputar sifat dusta, Setelah itu kita bisa menilai apakah boleh bagi seorang Muslim "menghalalkan" dusta pada April Mop tersebut?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إياكم والكذب فإن الكذب يهدي إلى الفجور ، وإن الفجور يهدي إلى النار ، وإن الرجل ليكذب ، ويتحرى الكذب ، حتى يكتب عند الله كذابا ، وعليكم بالصدق ، فإن الصدق يهدي إلى البر ، وإن البر يهدي إلى الجنة ، وإن الرجل ليصدق ويتحرى الصدق ، حتى يكتب عند الله صديقا ( صحيح ) _ وأخرج البخاري ومسلم نحوه ، مختصر صحيح مسلم 1809 ، صحيح الجامع 4071 .
"Jauhilah oleh kalian (dan waspadailah) dusta, karena dusta menjerumuskan kepada perbuatan dosa, dan perbuatan dosa mejerumuskan kepada Neraka. Dan sesungguhnya ada seseorang yang berdusta, dan membiasakan diri dengannya sehingga dicatat di sisi Allah sebagai "Kadzdzab"(pendusta). Dan hedaklah kalian bersikap jujur, karena kejujuran mengantarkan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukkan kepada Surga. Dan sesungguhnya ada seseorang bersikap jujur dan bersungguh-sungguh untuk jujur, sehingga dicatat di sisi Allah sebagai "Shiddiq"."
(Shahih, riwayat Imam al-Bukhari dan imam Muslim dengan sedikit perbedaan redaksi. Lihat Mukhtashar Shahih Muslim 1809, Shahih al-Jami’ 4071)



HUKUMAN BAGI PENDUSTA ( Merayakan April Mop )

Yang akan dirasakan oleh seseorang apabila ia berdusta. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Allah mengancam bahwasanya Dia tidak memberikan hidayah kepada orang-orang yang melampaui batas dan berdusta.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfrman:
إن الله لا يهدي من هو مسرف كذاب (غافر: 28)
"Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampui batas lagi pendusta."
(QS. Ghafir (al-Mu’min): 28)

2. Seorang yang banyak berdusta dijanjikan oleh Allah dengan kecelakaan (kebinasaan).
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

ويل لكل أفاك أثيم  (الجاثية:7)
"Kecelakaan yang besarlah bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa."
(QS. Al-Jatsiyah: 7)

3. Dusta mengantarkan pelakunya ke Neraka. 
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam Bersabda:

إياكم والكذب فإن الكذب يهدي إلى الفجور ، وإن الفجور يهدي إلى النار … ( صحيح ) _ وأخرج البخاري ومسلم نحوه ، مختصر صحيح مسلم 1809 ، صحيح الجامع 4071 .
"Jauhilah oleh kalian dusta, karena dusta menjerumuskan kepada perbuatan dosa, dan perbuatan dosa mejerumuskan kepada Neraka. …"
(Shahih, riwayat Imam al-Bukhari dan imam Muslim. Lihat Mukhtashar Shahih Muslim 1809, Shahih al-Jami' 4071)

4. Seorang pendusta dibenci oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, karena dusta termasuk salah satu akhlak yang paling dibenci Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. 
Beliau Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

ما كان خلق أبغض إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم من الكذب ….
"Tidak ada akhlaq yang lebih dibenci oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada dusta…"
(Shahih, lihat Silsilah ash-Shahihah 2052)

5. Dusta adalah salah satu ciri orang Munafik, maka seorang pendusta dikhawatirkan akan menjadi seorang munafik apabila ia "gemar" dan "hobi" berdusta.
Sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam:

آية المنافق ثلاثة وإن صام وصلى وزعم أنه مسلم إذا حدث كذب وإذا وعد أخلف وإذا ائْتُمِنَ خان (أحمد ، والبخارى ، ومسلم ، والترمذى ، والنسائى عن أبى هريرة . ابن النجار عن ابن مسعود)
"Ciri orang munafik ada tiga- sekalipun dia puasa, shalat dan mengaku dirinya Muslim: "Bila berbicara, ia berdusta; bila berjanji, ia mengingkari; dan bila diberi kepercayaan (amanah), ia berkhianat." 
(HR. al-Bukhari, Muslim, Ahmad, at-Tirmidzi, an-Nasaa'i dari abu Hurairah radhiyallahu 'anhu)

6. Orang yang berdusta sekalipun bercanda tidak mendapatkan apa yang dijanjikan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam sabda beliau:

أنا زعيم ببيت فى ربض الجنة لمن ترك المراء وإن كان محقا وببيت فى وسط الجنة لمن ترك الكذب وإن كان مازحا وببيت فى أعلى الجنة لمن حسن خلقه (أبو داود)
"Aku menjamin sebuah rumah di sekeliling Surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan sekalipun ia benar, (aku menjamin) sebuah rumah di bagian tengah Surga bagi orang yang meninggalkan dusta sekalipun sekedar bercanda, dan (aku menjamin) sebuah rumah di bagian atas Surga bagi seorang yang baik akhlaknya."
(HR. Abu Dawud, dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahih at-Targhib wat Tarhiib)


Kaum muslimin dan muslimat semua yang saya cintai, dapat kita pahami dari uraian diatas tentang apa itu April Mop, sesungguhnya semua itu hanya pembodohan bagi kita semua sebagai umat muslim diseluruh dunia. Jika kita ikut merayakan nya, sesungguhnya kita telah ikut bangga dengan Musuh kita yang kala itu membantai saudara-saudara Muslim kita, disamping itu jika kita ikut merayakan nya sesungguh nya kita telah jatuh kejurang Kenistaan kita sendiri, Syariat kita harus ditegakkan dengan salah satu nya membasmi budaya April Mop diseluruh Dunia.

Semoga Bermanfaat dan Jangan Lupa Sedekah.



( Din Muhammad 'ilyas )







BBM Naik, Penguasa Senang Rakyat Sengsara

Written By Din Hikmah on Rabu, 28 Maret 2012 | 19:04



Perlu kita ketahui semua, dengan keadaan Negara kita sekarang ini yang dimana menaikkan harga BBM yang dirasa berat bagi sebagian kalangan yang kurang mampu.
Yang perlu kita sadari adalah Setiap Negara itu adalah negeri ujian, Allah subhanahu wa ta'ala menghendaki keadaan manusia berbeda-beda sebagai ujian.
Ada orang Mukmin dan kafir, orang sehat dan sakit, orang kaya dan miskin, penguasa dan rakyat dan seterusnya.

Makna hakikat semua ini, bahwa seseorang itu di uji dengan orang yang tidak seperti dia,
Seseorang yg kaya contohnya, dia di uji dengan hartanya dengan keberadaan orang miskin. Sepantasnya orang kaya tersebut membantunya dengan harta yang dipunyai (Shodaqoh) dan tidak menghinanya.
Sebaliknya si miskin juga di uji dengan keberadaan si kaya. Sepantasnya dia tidak hasad terhadap si kaya dan tidak iri atau tidak mengambil hartanya dengan tanpa hak.
Dan masing-masing berkewajiban meniti jalan kebenaran.

Dengan pemerintah menaikkan harga BBM melambung tinggi seperti ini, seharusnya pemerintah memikirkan hak-hak Rakyat yang dirasa kurang mampu dengan keputusan menaikkan BBM sekarang ini, ini lah yang disebut ujian 'Menghendaki keadaan manusia berbeda-beda sebagai ujian'.
mampukan pemerintah atau penguasa mengerti akan nasib Rakyatnya dengan mengambil keputusan menaikkan harga BBM segitu tingginya.
Dalam hadist disebutkan:

وَمَنْ يُشَاقِقْ يَشْقُقْ اللَّهُ عَلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Barangsiapa menyempitkan (urusan orang lain), niscaya Allah akan menyempitkan urusannya kelak di hari kiamat".
[HR. Imam Bukhari]

Rasulullah SAW pun mendoakan penguasa yang menyusahkan rakyatnya agar disempitkan urusan mereka.

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ
"Yaa Allah, barangsiapa memiliki hak mengatur suatu urusan umatku, lalu ia menyempitkan mereka, maka sempitkanlah dirinya; dan barangsiapa memiliki hak untuk mengatur suatu urusan umatku, lalu ia memperlakukan mereka dengan baik, maka perlakukanlah dirinya dengan baik".
[HR. Imam Ahmad dan Imam Muslim]

Syeikh al-Islam al-Imam al-Hafidz An Nawawiy, menyatakan:

هَذَا مِنْ أَبْلَغ الزَّوَاجِر عَنْ الْمَشَقَّة عَلَى النَّاس ، وَأَعْظَم الْحَثّ عَلَى الرِّفْق بِهِمْ…
(dalam hadits) ini adalah termasuk larangan yang paling tegas atas perbuatan yang menyempitkan/ memberatkan/ menyulitkan masyarakat, serta dorongan yang sangat besar untuk berbuat lemah lembut kepada masyarakat.
[al-Imam al-hafidz An Nawawiy, Syarah Shahih Muslim, juz 6/299]

Dapat kita pahami semua dalam Hadits-Hadits diatas, bahwa penguasa yang menyempitkan urusan Rakyatnya, maka Allah akan menyempitkan urusan nya dihari kiamat kelak.

Maka jika kita liat keadaan sekarang ini dengan masalah kenaikan BBM, mungkin ada yang merasa di uji oleh Allah ta'ala dengan kemiskinan dan kesulitan hidup, hendaklah kita menyikapinya dengan cara-cara yang telah ditunjukkan oleh Allah ta'ala dan Rasul-Nya.

Kita Wajib berkhusnudzon (berprasangka baik) kepada Allah ta’ala ketika musibah dan kesusahan yang menimpa kita sekarang ini. Karena sesungguhnya keimanan dan tauhid seseorang tidak akan sempurna kecuali dengan husnudzon kepada Allah ta’ala. Yakin lah smua ini untuk kebaikan kita.
Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin rahimahullah berkata, "Engkau wajib khusnudzon kpd Allah ta'ala terhadap alam ini. Engkau wajib menyakini bahwa apa yang Allah ta'ala lakukan itu untuk hikmah yang sempurna."

Jika kita bisa memahaminya, kemungkinan dengan cara itulah keagungan Allah ta'ala dan hikmah-Nya didalam takdir-Nya bisa diketahui.
Maka jangan lah ada yang menyangka bahwa jika Allah ta’ala melakukan sesuatu di alam ini, adalah karena kehendak-Nya yang buruk, Termasuk kejadian-kejadian dan musibah-musibah sekarang ini.
Firman Allah ta'ala:

Katakanlah: "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?" Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.
(QS.Al-Ahzab:17)

Tanamkan sifat Qana’ah, Selain kesabaran maka sikap yang tidak kalah penting adalah qana’ah. Yang dimaksud dgn qana'ah adalah Ridha terhadap pembagian Allah ta'ala. Karena sesungguhnya hakekat kaya itu adalah kaya hati, bukan kaya harta. Dan qana’ah merupakan jalan kebahagiaan.

Nabi Shalallahu 'alaihi Wasallam Bersabda:
"Sesungguhnya telah beruntung orang yang telah masuk agama islam, diberi kecukupan rezeki dan Allah menjadikannya qana’ah terhadap apa-apa yang telah Dia berikan kepadanya."
(HR.Muslim no.1054, Tirmidzi no.2348, ibnu Majah no.4138)

Sedikit pembahasan tentang menghadapi situasi sekarang ini dari saya, semoga bermanfaat dan JANGAN LUPA SEDEKAH..


( Dyn Muhammad 'ilyas )






KENIKMATAN DUNIA

Written By Din Hikmah on Minggu, 18 Maret 2012 | 16:34


Kenikmatan Dunia

Wahai Kaum Muslimin wal Muslimat, mari kita simak sedikit kisah berikut, tentang Kenikmatan Dunia, yang sebenarnya juga termasuk sebuah ujian.
anggap aja mengaji meskipun hanya lewat internet.

Hadits ini diRiwayatkan oleh ibnu Syaibah, ibnu Mardawaih, Al-Bazzar dan Abu Ya'la.
Abu Rafi' berkata, "Nabi SAW kedatangan tamu,kemudian beliau mengutusku kepada Seorang Yahudi untuk meminjam tepung atau gandum yang akan dibayar sampai datang bulan Rajab.
Orang yahudi itu berkata, 'Tidak bisa, kecuali ada jaminan'
Kemudian aku kembali menghadap beliau dan mengabarkan hal trsebut.
Lalu beliau Nabi SAW bersabda, "Demi Allah, aku adalah orang yang terpercaya dilangit dan bumi." 
Aku (Abu Rafi') masih didalam dan belum keluar meninggalkan beliau"

Lalu turun ayat QS.Taha : 131 yg artinya:
"Dan jangan lah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan Dunia, agar kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih Kekal"

Kaum muslimin wal muslimat, dapat kita pahami dari cerita dalam hadits dan Ayat tersebut, bahwa kita jangan sekali-sekali menujukan pandangan kita kepada kenikmatan yang telah Allah berikan kepada orang lain, karena sesungguhnya semua itu trmasuk ujian nya.
Dan yakin lah bahwa Karunia dan rahmat Allah lebih baik dan kekal jika kita taat dan patuh terhadap perintahnya..

Subhanallah.
Sekiranya sedikit yang saya sampaikan semoga bermanfaat..Amiin..


( Din Muhammad 'ilyas )

TERLALU CINTA DUNIA DAN AKIBATNYA

Written By Din Hikmah on Minggu, 19 Februari 2012 | 14:55

TERLALU CINTA DUNIA??

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semakin banyak Manusia skg yang Menginginkan Duniawi sbg tujuan hidupnya..
Mengejar Harta,jabatan,rmh Mewah,mobil.

Mereka disibukkan dgn urusan Duniawi,hingga lupa dgn siapa yg memberinya hidup,kesehatan,penglihatan,pendengaran,dan sebagainya,Mereka lupa sholat,puasa,dzikir,sodaqoh.
"Dan Dia tlh memberikan kpdmu (keperluanmu) dari sgla apa yg km mohonkan kpdnya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dpt km menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)."
(QS. Ibrahim:34)

Mereka selalu merasa kurang dan tanpa Bersyukur sedikitpun,krn yg ada difikiran nya Hanya tdk mau kalah dgn yg lbh segalanya dibanding dirinya.
iri,dengki,.stiap hari hnya itu yg dipikirkannya.
"Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah km menyebut2nya (dgn bersyukur)."
(QS. Adh Dhuha:11)

Hingga,apapun dilakukannya tnpa peduli smua itu Haram atau tdk dlm islam..
Rasulullah SAW bersabda:
"Dpt diperkirakan bhwa km akan diperebutkan oleh bangsa2 lain sebagaimana orang2 berebut melahap isi mangkok. Para sahabat brtanya: “Apakah saat itu jumlah kami sedijkit ya Rasulullah?”
Beliau menjawab: “Tdk, bahkan saat itu jumlah kalian bnyk skali tetapi seperti buih air bah dan kalian ditimpa penyakit wahn.”
Mereka bertanya lagi: “Apakah penyakit wahn itu ya Rasulullah?”
Beliau menjawab: “Terlalu cinta dunia dan takut kpd mati”
(HR. Abu Daud)

Manusia jika sudah dibutakan dengan Dunia nya,dia akan lupa dengan Akhiratnya.
Dan kelak diakhirat tdk ada satu pun yg bisa menolong nya kecuali dirinya sendiri saat diDunia.

Dlm kitab "igaatsatul lahfaan" Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah berkata:
"Orang yg mencintai dunia secara berlebihan tdk akan lepas dari tiga macam penderitaan: Kekalutan (pikiran) yg slalu menyertainya, kepayahan yg tiada henti, dan penyesalan yg tiada berakhir."
dikarenakan orang yg mencintai dunia secara berlebihan,jika tlh mendptkan sebagian dari harta benda duniawi maka nafsunya tdk prnh puas dan trs berambisi mengejar yg lbh dan lbh.

Bahkan dlm hadits yg shahih Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Seandainya seorang manusia memiliki dua lembah yg berisi harta atau emas,maka dia pasti berambisi mencari lembah harta yg ketiga"
"Bukanlah kekayaan itu dgn banyaknya harta benda, tetapi kekayaan yg hakiki adlh kekayaan dlm jiwa"
(HR.Bukhari & Muslim)

Dlm kitab trsbt Salah seorang ulama salaf berkata;
"Barang siapa yg mencintai dunia secara berlebihan maka hendaknya dia mempersiapkan dirinya utk menanggung berbagai macam musibah atau penderitaan"

Semoga kita smua bkn termasuk orang2 yg terlalu mencintai Duniawi saja...

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
 
Support : Ahlus Sunnah Wal Jamaah
Copyright © 2011. DinHikmah - Media Online Islam Pemersatu Ummat - All Rights Reserved
Template Modify by Din Hikmah